Anonim

Kamis, 04 Juni 2009

By Ichwan

Udah lama juga ga posting blog, terakhir tentang berita suka citanya gw en Dyah menerima anugerah besar dari Tuhan. Sekarang, keadaan udah jauh berbeda. Allah sudah menunjukkan kebesarannya lagi dengan mengambil anugerah yang sempat dititipkan-Nya ke kita berdua. Gw cuma bisa bilang Subhanallah..Maha Suci Dia.

Tapi ini yang dinamakan hidup kan?

Life is fullfill with joy, laughter and sometimes tears...

Salah seorang senior gw di kantor pernah bilang

"Anak itu ujian wan...sepanjang hidup sang anak adalah ujian buat orang tuanya".

Gw sempet mencerna kata - kata itu. Kalo dipikir - pikir emang ada benernya. Kita semua disini dilahirkan sebagai anak dari orang tua kita. Kita adalah ujian bagi orang tua kita. Dari mulai dalam kandungan udah bikin "ujian" bagi ortunya, masalah kandungan, mual, bahkan keguguran. Setelah anak baru dilahirkan ke dunia, "ujian" datang lagi mungkin...ada yg dilahirkan dgn fisik yg (maaf) tidak sempurna dan sebagainya. Beranjak besar dan dewasa, anak makin memberi "ujian" buat ortunya...sampai saat anak itu dipanggil atau ortunya dipanggil. Berakhirlah ujian itu.

Jadi, ketika sepasang suami istri dianugerahi seorang anak maka kita musti sadar bahwa anugerah itu datang seiring dengan ujian. Seperti sisi mata uang. Satu sisi kita diberikan anugerah, disisi lain akan ada ujian yang musti kita hadapi. Dan kita, dituntut menjalani keduanya dengan bijaksana baik anugerah maupun ujian. Sepanjang umur kita.

So, my dear wife ... Let's face it both of it and getting stronger day by day ...

:D

 

 

 

 

1 komentar:

  1. you make me strongger...really feel blesful of that...thx sow much for the spirit :*

    BalasHapus

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS